Hai!
Sebagaimana yang kita ketahui, sebuah virus sedang menyerang DUNIA ini. nama Corona Virus atau disingkat Covid-19. Seperti Flu tapi ganas. Gak usah dibayangkan gimana ganasnya, Internet sudah menjadi arsip selamanya. Kelak, saat aku baca tulisan ini 10 atau 20 atau 30 tahun lagi, untuk mengenang semua ini, aku akan membuka browser dan mengetik..."Bagaimana Dunia Selamat dari Pandemi Corona Virus.."
Well,
tiba-tiba aku terfikirkan sesuatu kegiatan yang tidak akan memakan waktu lama yaitu MENULIS CERITA. Begini cara mainnya.. setiap malam selama masa Karantina atau WFH (Work From Home) dari tanggal 1 sd 21 April, aku akan menuliskan 1 cerita setiap hari. Mungkin lebih tentang My Personal Diary. Apa yang aku alami hari itu, apa yang aku masak, apa yang aku rasakan, atau sharing sesuatu yang mungkin bisa bermanfaat untuk pembaca (itu juga kalau ada yang baca) hahaha..
BTW, FYI aja.. aku sudah melaksanakan WFH ini sudah 14 hari terhitung dari tanggal 17 sd 31 Maret 2020. Tapi Pemerintah masih menyatakan Negara ini masih harus Social Distancing.. maka diperpanjanglah WFH ini..
Judul Tulisannya adalah: DeskaTulis - Hari ke-xx (ke-1, ke-2, .... , ke-21)
Tulisan akan di posting setiap jam 6-7 malam WIB.
Apa gunanya tulisan ini? Ya, seperti yang aku sampaikan di atas.. kelak, 10 atau 30 tahun lagi bahkan kalau anak-anak ku baca, mereka bisa tau apa yang aku rasakan saat itu. Rasa tak menentu menghadapi sesuatu yang tak berwujud, seperti asa, ia menyerang tak kenal waktu, sampai bisa-bisa ajal menjemput.. belum lagi menghadapi 'plin-plan' nya keputusan Pemerintah (IMHO).. kekhawatiran akan keuangan yang mendadak berubah.. Bonus yang di harap-harap dari tahun lalu mendadak terpostponed, outing yang di nanti-nanti mendadak dibatalkan, event beauty, lari, jalan-jalan mudik, BAHKAN Ramadan yang ku Harap-harap yang selalu Kami semua Umat Islam doakan agar bisa diberi waktu bertemu lagi pun, terancam akan dilalui dengan suasana BEDA. Taraweh terancam disarankan di rumah bukan di Mesjid besar bersama tetangga.. Apalgi soal Ied. YAALLAH! menulis ini aja, aku langsung nangiissss...
Tiada lain selain Tuhan Allah SWT Maha Melihat, Ia pula Maha Pencipta. Pasti ada Maksud dan Tujuan kenapa sang Virus itu ada. Percayalah, Allah tidak akan menguji UmatNya melebihi kemampuannya..
Baiklah back to topiiicccc..
Tulisan ini sebagai intro perkenalan ajah. jadi jangan heran setiap hari aku mendadak rajin nulis hihi..
yaudah gitu ajah, siap-siap masak makan malam.
Bye!
Love,
Deska.
Selasa, 31 Maret 2020
Senin, 09 Maret 2020
MENJADI.
Sering membaca, kita tidak bisa meminta dilahirkan melalui orangtua yang mana. Kalau bisa, wah semua mau punya kehidupan sempurna seperti surga tentunga. Tapi, kita bisa menentukan mau jadi apa di setiap langkah.
Begitu pula setelah menjadi orangtua, kita bisa merencanakan mau punya anak 2 atau 3. Tapi apa iya, anak pertama memang ikhlas punya adik kedua? Ketiga? Bahkan seterusnya?
Itulah mengapa menjadi orangtua sulit luar biasa. Anak kedua lahir, disitulah harus menanamkan budi pekerti bahwa, engga apa-apa. Yang lahir bukan musuh, cinta tidak akan terbagi, hanya kelak banyak KOMPROMI.
KOMPROMI ini yang sering menjadi boomerang. “kakak! Jangan ganggu adik! Adik baru berhenti nangis please biarkan dia bermain dengan mainan kamu!” — apa sang kakak mau? Sang kakak terima digituin? Buat Ibu/Ayah itu disebut kompromi, agar adik kembali tenang, kakak berbagi mainan, everyone is happy! Tapi kadang, mereka lupa, bagaimana perasaan Kakak?
Kembali lagi, apa Kakak sebenarnya mau punya Adik yang harus berbagi ALL THE TIME?. Katakan orangtua sangat berkecukupan sehingga Tidak pernah ada soal ribut rebutan mainan. Alhamdulillah kalau Kakak happy, tapi bagaimana tapi sebaliknya? Dan semua itu berlanjut terus hingga tua.
Akan ada masanya, adik salah, Ayah Ibu selalu bilang “Kakak please pahamin adiknya ya.. dia berbeda dengan kamu yg selalu mudah di beritau. Tapi dia tetap adik kamu..” Okay, kakak harus mengerti. Mengerti kakak kembali lagi, menjadi sebuah Kompromi. Ibu Ayah menganggap pengertian kakak sebagai case close. Apa adik tau dia salah? Kalau kakak yg salah, adik tau karena itu contoh. “Kakak salah, adik jangan melakukan itu ya..” — kalau adik yang salah, kakak harus memaklumi? Apa adil?
Mungkin tulisan ini terbaca kasar dan memihak.
Tapi izinkan saya mewakili salah satu dari mereka.
Akan ada saatnya,
Kakak lelah untuk selalu mengerti Adik. Apa yang kakak inginkan? Ia hanya ingin, Ibu atau Ayah berkata, “adik, tidak baik begitu. Itu salah. Hargai Kakak kamu. Itu contoh yang kurang baik.” — Kakak hanya ingin, orangtuanya, tahu bahwa adik memang salah dan TOLONG KATAKAN SALAH.
Kelak,
Ketika saya sebagai penulis memiliki anak, saya sudah jauh-jauh hari berjanji bahwa saya akan berusaha adil untuk anak saya. Mungkin materi saya belum banyak. Tapi, jika Tuhan mengizinkan saya memiliki lebih dari satu anak, saya akan menanamkan ke mereka bahwa..
~ akuilah kesalahan mu, terutama di depan keluarga mu.
~ Kakak memang anak pertama, contoh, dan kebanggaan. Tapi Kakak bisa salah, jadi kepada Kakak, maaf kalau Ibu dan Ayah bilang kamu salah. Kami juga akan memberitau apa yang lebih baik.
~ sama seperti kakak. Adik juga bisa salah.. katakan dia salah. Lalu beritahu yang mana yang benar.
benar atau salah memang tergantung persepsi, disitulah KOMPROMI dibutuhkan.
Tulisan ini,
bukan untuk saling menyalahkan, bukan mencari pembenaran.
Tulisan ini bertujuan memberitahu kalau,
yang dibutuhkan keluarga itu, mengakui kalau salah, mengiyakan kalau benar. agar dijadikan contoh di masa depan.
yaudah segitu aja.
Lauv,
Aku.
Begitu pula setelah menjadi orangtua, kita bisa merencanakan mau punya anak 2 atau 3. Tapi apa iya, anak pertama memang ikhlas punya adik kedua? Ketiga? Bahkan seterusnya?
Itulah mengapa menjadi orangtua sulit luar biasa. Anak kedua lahir, disitulah harus menanamkan budi pekerti bahwa, engga apa-apa. Yang lahir bukan musuh, cinta tidak akan terbagi, hanya kelak banyak KOMPROMI.
KOMPROMI ini yang sering menjadi boomerang. “kakak! Jangan ganggu adik! Adik baru berhenti nangis please biarkan dia bermain dengan mainan kamu!” — apa sang kakak mau? Sang kakak terima digituin? Buat Ibu/Ayah itu disebut kompromi, agar adik kembali tenang, kakak berbagi mainan, everyone is happy! Tapi kadang, mereka lupa, bagaimana perasaan Kakak?
Kembali lagi, apa Kakak sebenarnya mau punya Adik yang harus berbagi ALL THE TIME?. Katakan orangtua sangat berkecukupan sehingga Tidak pernah ada soal ribut rebutan mainan. Alhamdulillah kalau Kakak happy, tapi bagaimana tapi sebaliknya? Dan semua itu berlanjut terus hingga tua.
Akan ada masanya, adik salah, Ayah Ibu selalu bilang “Kakak please pahamin adiknya ya.. dia berbeda dengan kamu yg selalu mudah di beritau. Tapi dia tetap adik kamu..” Okay, kakak harus mengerti. Mengerti kakak kembali lagi, menjadi sebuah Kompromi. Ibu Ayah menganggap pengertian kakak sebagai case close. Apa adik tau dia salah? Kalau kakak yg salah, adik tau karena itu contoh. “Kakak salah, adik jangan melakukan itu ya..” — kalau adik yang salah, kakak harus memaklumi? Apa adil?
Mungkin tulisan ini terbaca kasar dan memihak.
Tapi izinkan saya mewakili salah satu dari mereka.
Akan ada saatnya,
Kakak lelah untuk selalu mengerti Adik. Apa yang kakak inginkan? Ia hanya ingin, Ibu atau Ayah berkata, “adik, tidak baik begitu. Itu salah. Hargai Kakak kamu. Itu contoh yang kurang baik.” — Kakak hanya ingin, orangtuanya, tahu bahwa adik memang salah dan TOLONG KATAKAN SALAH.
Kelak,
Ketika saya sebagai penulis memiliki anak, saya sudah jauh-jauh hari berjanji bahwa saya akan berusaha adil untuk anak saya. Mungkin materi saya belum banyak. Tapi, jika Tuhan mengizinkan saya memiliki lebih dari satu anak, saya akan menanamkan ke mereka bahwa..
~ akuilah kesalahan mu, terutama di depan keluarga mu.
~ Kakak memang anak pertama, contoh, dan kebanggaan. Tapi Kakak bisa salah, jadi kepada Kakak, maaf kalau Ibu dan Ayah bilang kamu salah. Kami juga akan memberitau apa yang lebih baik.
~ sama seperti kakak. Adik juga bisa salah.. katakan dia salah. Lalu beritahu yang mana yang benar.
benar atau salah memang tergantung persepsi, disitulah KOMPROMI dibutuhkan.
Tulisan ini,
bukan untuk saling menyalahkan, bukan mencari pembenaran.
Tulisan ini bertujuan memberitahu kalau,
yang dibutuhkan keluarga itu, mengakui kalau salah, mengiyakan kalau benar. agar dijadikan contoh di masa depan.
yaudah segitu aja.
Lauv,
Aku.
(BUKAN) BEAUTY BLOGGER.
hola!!
adakah yang masih aktif di twitter?? nah.. baru-baru ini akun @buibuksocmed ngetwit soal MENULIS. salah satu suggest dari mereka kalau mau memulai menulis tapi gatau idenya adalah dengan apa yang sedang 'mengganggu' fikiran/diri kamu.
nah, saat ini yang sedang menghantui siang &malam gue masih soal berat badan, makeup &skin care. gue termasuk yang sangat amat concern pada 3 hal itu tapi gak memaksimalkannya hahahha. bingung kan lo? gini maksut gue..
gue ngeluh gendut. iya gue olahraga tapi angot2an apalagi kalau udah kena sakit, jangan harap deh gue mau plank 10 detik juga, padahal yah kalau gue rutinin olaharaga mungkin ga segajah ini hahaha. gue keseringan olahraga di kamar. modal matt dan tutorial Instagram, mayan 45 menit banjirrr keringet. ada yang pernah nyoba begini?
lalu seiring pergaulan yang harus diluas-luasin, lagi heits bahas makeup sampai skincare. nah gue bahas soal makeup dulu ya.
gue suka kumpulin makeup.. tapi karena keterbatasan (re: isi dompet) gue beli sedikit demi sedikit pelan-pelan jadi bukit. nah, yang paliiing sering dibeli apa lagi kalau bukan LIPSTIK \o/
kosmetik yang satu ini memang luar biasa efeknya. misalnya, skin tone gue kan middle ya (coklatcoklatgitcudehhh) kalau pake nude dan salah warna YAALLAH....langsung semacam kurang darah. tapi kalau warnanya cucok, cukup pake lipstik aja, udah stay all day hehe..
nah, dikarenakan permintaan akan lipstik now a days meningkat, aneka brand pun bermunculan untuk memenuhi hasrat yang tiada kunjung puas para kaum hawa dan non hawa apabila MUA..
Gue pribadi juga tidak luput dari pengaruh per-lipstik-an ini. mulai dari glossy, giltter, matte, sampai lip cream. dari harga sedang sampai harga mahal. eh gak mahal juga sih paling mentok masih di 100-an (=,=)
gue belum kesampaian beli lipstik 200ribu ke atas.. karena sudah cukup puas dengan range 100-an sih #ALASAN
saat ini, gue lagi suka pakai 3 matte lip cream merk lokal. gue mau berbagi info dari beli dimana, harganya, sampai hasil akhir di bibir gimana..
1. BEAUTY STORY
ketemu merk ini sungguh gak sengaja. saat itu lagi ada sale di Ballroom ritz carlton PP. nah, temen gue nemu merk ini dan iseng beli eh hasilnya cucok bangett. gue pernah review di Path tapi gue ulang lagi aja disini yaa..
jenis : Chiffon Matte
Shade : Remember Me. warnanya peach, pink soft..
tekstur : awalnya creamy padet agak grejel-grejel gitu tapi luar biasa cepet kering dan kiss proof.
harga : Rp. 109.000,-
lokasi beli : Metro Pacific Place/Guardian
hasil aplikasi : lama-lama warnanya agak terang, dan kalau selesai makan nasi padang, masih ada sisanya gitu.. terus kalau di hapus tanpa remover khusus agak susah. kalau di timpa jelek bener :(( solusinya? hapus pelan-pelan dengan bantuan air, diamkan, baru aplikasikan kembali. ohiya, aplikatornya pas di bibir agak melengkung tapi lancip di ujung..
2. MAKE OVER
sudah tidak asing lagi ya sama merk satu ini. kalau kalian suka mantengin youtube, pasti pernah nemu review product2 dari make over. mulai dr foundation, bedak, blushon, dll dll dsb. gue juga pakai bedak dan removernya.. pernah pakai contour dan foundie nya, enak banget dan cocok buat kulit warna gue begini. oke kembali membahas lipenstip weeeeeyyy~
jenis : Intense Matte Lip Cream
shade : 004 (Vanity) THE BEST SELLER SUSAH BENER DAPETINNYA YATUHAAANNN
tekstur : too much creamy.
harga : Rp. 95.000,-
lokasi beli : titip temen. dia mall to mall cari ini lipen bhay
hasil aplikasi : natural kayak warna bibir tapi ternyataaa... kayak peach tapi tua gituuu. kalau di bibir gue yang memang agak hitam kurang cucok. jadinya kayak gak pake lipstik pucet gitu. tapi gue suka warnanya, ambigu banget gak sih :((( aplikatornya gak lancip! nah, ini penting buat perlipstikan. kalau aplikator lancip, pas dipake makin rapih di bibir apalagi kalo gapake lip pencil dulu. lalu tekstur yang padat menyebabkan gak cepet kering. harus di diemin beberapa saat orrr tipis2.. kalau abis makan sih hilang semua gitu gapake tersisa-sisaan jadinya kalau mau touch-up ulang, tinggal bersihin bibir aja. atau minta tolong di bersihin pacar juga bisa.. *EH GIMANA GIMANA?*
3. WARDAH
nahhh ini dia the most current favorite gueeeee. yang paling sering gue pake hasil dari rekomendasi mama sinta pas di akad nikah sistha kemarin. lalu gue sama Karlina gambling aja beli, eh bagus ternyata~
jenis : Exclusive matte lip cream
shade : 009 (Mauve On)
tekstur : PAS!
harga : Rp. 54.000,-
lokasi beli : diseluruh store wardah se Indonesia selama persediaan masih ada
hasil aplikasi : bagusssssssss warna gue banget.. peachy tapi gak pink, kalau udah lama ya warnanya gitu aja.. gak pecah-pecah juga, cepet kering, tapi gak stay long di bibir juga. aplikatornya enak, aromanya gak bikin mual. sumpah ini aforrable tapi good quality banget! tadinya underestime tapi ternyata bagus kok. yah ini sebagian usaha gue juga untuk #KembaliHalal hahahha. kali aja abis pake product wardah langsung mirip Dian Pelangi. apanya kek yang mirip. :(
suami gue pernah nanya, kenapa sih harus beli melulu? kan yang lama gak abis-abis.. jawaban gue begini : sama kayak kamu beli jersey bola. kenapa sih tiap musim beli mulu? perasaan gitu-gitu aja bentuknya.
ABIS ITU GUA DI GETOK.
sekian curhat soal perlipstikan, kalau kalian lagi favorite pake lipstik apa nichhh? let me know dong dengan cara komen di bawah!
Love,
Deska.
adakah yang masih aktif di twitter?? nah.. baru-baru ini akun @buibuksocmed ngetwit soal MENULIS. salah satu suggest dari mereka kalau mau memulai menulis tapi gatau idenya adalah dengan apa yang sedang 'mengganggu' fikiran/diri kamu.
nah, saat ini yang sedang menghantui siang &malam gue masih soal berat badan, makeup &skin care. gue termasuk yang sangat amat concern pada 3 hal itu tapi gak memaksimalkannya hahahha. bingung kan lo? gini maksut gue..
gue ngeluh gendut. iya gue olahraga tapi angot2an apalagi kalau udah kena sakit, jangan harap deh gue mau plank 10 detik juga, padahal yah kalau gue rutinin olaharaga mungkin ga segajah ini hahaha. gue keseringan olahraga di kamar. modal matt dan tutorial Instagram, mayan 45 menit banjirrr keringet. ada yang pernah nyoba begini?
lalu seiring pergaulan yang harus diluas-luasin, lagi heits bahas makeup sampai skincare. nah gue bahas soal makeup dulu ya.
gue suka kumpulin makeup.. tapi karena keterbatasan (re: isi dompet) gue beli sedikit demi sedikit pelan-pelan jadi bukit. nah, yang paliiing sering dibeli apa lagi kalau bukan LIPSTIK \o/
kosmetik yang satu ini memang luar biasa efeknya. misalnya, skin tone gue kan middle ya (coklatcoklatgitcudehhh) kalau pake nude dan salah warna YAALLAH....langsung semacam kurang darah. tapi kalau warnanya cucok, cukup pake lipstik aja, udah stay all day hehe..
nah, dikarenakan permintaan akan lipstik now a days meningkat, aneka brand pun bermunculan untuk memenuhi hasrat yang tiada kunjung puas para kaum hawa dan non hawa apabila MUA..
Gue pribadi juga tidak luput dari pengaruh per-lipstik-an ini. mulai dari glossy, giltter, matte, sampai lip cream. dari harga sedang sampai harga mahal. eh gak mahal juga sih paling mentok masih di 100-an (=,=)
gue belum kesampaian beli lipstik 200ribu ke atas.. karena sudah cukup puas dengan range 100-an sih #ALASAN
saat ini, gue lagi suka pakai 3 matte lip cream merk lokal. gue mau berbagi info dari beli dimana, harganya, sampai hasil akhir di bibir gimana..
1. BEAUTY STORY
ketemu merk ini sungguh gak sengaja. saat itu lagi ada sale di Ballroom ritz carlton PP. nah, temen gue nemu merk ini dan iseng beli eh hasilnya cucok bangett. gue pernah review di Path tapi gue ulang lagi aja disini yaa..
jenis : Chiffon Matte
Shade : Remember Me. warnanya peach, pink soft..
tekstur : awalnya creamy padet agak grejel-grejel gitu tapi luar biasa cepet kering dan kiss proof.
harga : Rp. 109.000,-
lokasi beli : Metro Pacific Place/Guardian
hasil aplikasi : lama-lama warnanya agak terang, dan kalau selesai makan nasi padang, masih ada sisanya gitu.. terus kalau di hapus tanpa remover khusus agak susah. kalau di timpa jelek bener :(( solusinya? hapus pelan-pelan dengan bantuan air, diamkan, baru aplikasikan kembali. ohiya, aplikatornya pas di bibir agak melengkung tapi lancip di ujung..
2. MAKE OVER
sudah tidak asing lagi ya sama merk satu ini. kalau kalian suka mantengin youtube, pasti pernah nemu review product2 dari make over. mulai dr foundation, bedak, blushon, dll dll dsb. gue juga pakai bedak dan removernya.. pernah pakai contour dan foundie nya, enak banget dan cocok buat kulit warna gue begini. oke kembali membahas lipenstip weeeeeyyy~
jenis : Intense Matte Lip Cream
shade : 004 (Vanity) THE BEST SELLER SUSAH BENER DAPETINNYA YATUHAAANNN
tekstur : too much creamy.
harga : Rp. 95.000,-
lokasi beli : titip temen. dia mall to mall cari ini lipen bhay
hasil aplikasi : natural kayak warna bibir tapi ternyataaa... kayak peach tapi tua gituuu. kalau di bibir gue yang memang agak hitam kurang cucok. jadinya kayak gak pake lipstik pucet gitu. tapi gue suka warnanya, ambigu banget gak sih :((( aplikatornya gak lancip! nah, ini penting buat perlipstikan. kalau aplikator lancip, pas dipake makin rapih di bibir apalagi kalo gapake lip pencil dulu. lalu tekstur yang padat menyebabkan gak cepet kering. harus di diemin beberapa saat orrr tipis2.. kalau abis makan sih hilang semua gitu gapake tersisa-sisaan jadinya kalau mau touch-up ulang, tinggal bersihin bibir aja. atau minta tolong di bersihin pacar juga bisa.. *EH GIMANA GIMANA?*
3. WARDAH
nahhh ini dia the most current favorite gueeeee. yang paling sering gue pake hasil dari rekomendasi mama sinta pas di akad nikah sistha kemarin. lalu gue sama Karlina gambling aja beli, eh bagus ternyata~
jenis : Exclusive matte lip cream
shade : 009 (Mauve On)
tekstur : PAS!
harga : Rp. 54.000,-
lokasi beli : diseluruh store wardah se Indonesia selama persediaan masih ada
hasil aplikasi : bagusssssssss warna gue banget.. peachy tapi gak pink, kalau udah lama ya warnanya gitu aja.. gak pecah-pecah juga, cepet kering, tapi gak stay long di bibir juga. aplikatornya enak, aromanya gak bikin mual. sumpah ini aforrable tapi good quality banget! tadinya underestime tapi ternyata bagus kok. yah ini sebagian usaha gue juga untuk #KembaliHalal hahahha. kali aja abis pake product wardah langsung mirip Dian Pelangi. apanya kek yang mirip. :(
suami gue pernah nanya, kenapa sih harus beli melulu? kan yang lama gak abis-abis.. jawaban gue begini : sama kayak kamu beli jersey bola. kenapa sih tiap musim beli mulu? perasaan gitu-gitu aja bentuknya.
ABIS ITU GUA DI GETOK.
sekian curhat soal perlipstikan, kalau kalian lagi favorite pake lipstik apa nichhh? let me know dong dengan cara komen di bawah!
Love,
Deska.
PEJUANG BERNAMA PEREMPUAN.
HAAAI!
Gimana libur lebarannya? Mine is AWESOME! Next time akan aku ceritain
disini yaaah. Nah kali ini aku mau berbagi seperti biasanya #RandomThought dari
otak ini.
Jadi, ini semua di mulai dengan rumpi setelah solat di Mushola
ruangan. Membahas random soal susu anak, influencer dengan predikat MahMud, dan
lain – lain. Sampai akhirnya memasuki topik yang selalu panas dimana pun, kapan
pun. Yaituhh :
ASI VS SUFOR,
SC VS NORMAL,
WORK MOM VS STAY-AT-HOME MOM.
Kadang 3 hal ini tuh semacam highlight dan momok bagi kebanyakan Ibu.
Lalu pembicaraan mengerucut soal WORK
MOM VS STAY-AT-HOME MOM. Nah karena kebetulan aku juga karyawan aku mau
berbagi soal pendapat dari ibu – ibu dengan anak usia siap menikah dan ibu –
ibu dengan anak usia baru bisa teriak “MMAMAMAMAMMA AYAYAYAYYAAAA” yaah.
Kita mulai dengan WORK MOM.
Sebelum menikah aku gak pernah berfikir akan menjadi wanita bekerja
dari rumah. Tapi dunia sudah berubah sekarang. Melihat penggiat influencer atau
socialita banyak yang bisa bekerja dari mana aja, tapi tetap menggunakan kata
kunci BEKERJA. Tetap bekerja berarti tetap produktif menghasilkan karya,
brainstroming, menyiapkan waktu untuk melakukan hal itu semua. Secara pribadi
sampai saat ini aku masih senang menjadi karyawan yang emang udah ada
kantornya. Ada rasa ingin memiliki kantor sendiri dengan karyawan sendiri pusingnya
pasti seru hahaha.
Waktu berjalan, perempuan macam aku kebanyakan akan menikah dan
memiliki anak. Nah ini main topic nya. Proses hamil sampai melahirkan bisa di
lalui mulus dengan tetap bekerja di kantor. Lalu bagaimana saat melahirkan dan
anak itu sudah di Dunia? Kebanyakan Ibu yang akhirnya Resign karena tidak tega
meninggalkan anak, tidak ada pengasuh yang sreg, biaya pengasuh jaman sekarang
muahal bangettttt mendingan resign dan ngirit dr gaji suami, dan yang palingggg
banyak adalah tidak mau ketinggalan Milestone
pertumbuhan anak. Dari mereka tengkurep, tumbuh gigi, merangkak, bahkan
berlari. Karena hal – hal seperti itu tentu terjadi tidak setiap tahun. Bayi akan
terus bertumbuh sedangkan waktu di kantor sehari bisa 8-10 jam sehari.
Ada sebuah pengalaman, pendapat, dan nasihat dari seorang Ibu – Ibu. Dia bercerita, waktu dia memiliki anak yang usianya mepet banget
beda Cuma 2 tahunan haduhhh bukan pusing keliling lagiii, tapi sampai nangiss. Dia
mau tetap bekerja, tapi sang suami (aku tidak menggeneralisasi, tapi ada yang
tipe begini khan. Dont blame me) dengan ego lelakinya merasa dia yang harus
bekerja tidak peduli dengan hati nurani istri. Malah ada statement “loh, aku
kan gak nyuruh Ibu kerja. Ibu yang mau tetap bekerja.” Sang Ibu ngepot sana –
sini tiap hari nitip anak ke tetangga dll sampai dapat pengasuh yang pas. Dia juga
bercerita, kalau dulu pulang anak – anaknya yang usia TK itu langsung mukul2
perut dia, narik2 baju, teriak2 “Ibu kenapa ninggalin aku kerja!! Aku mau
susu!!” and so on and so on. SAMPAI... ANAK – ANAK ITU tumbuh dewasa.
Nah, menurut kalian, apakah Sang Ibu menyesal tidak Resign dan menjaga
anak? JAWABANNYA : SANG IBU TIDAK MENYESAL.
Dia malah SANGAT bersyukur tidak Resign saat itu.
Dia bilang, masa – masa dulu, saat anaknya berkembang adalah masa
terperih dalam hidupnya. Tanggung jawab dunia akhirat dengan amanat Tuhan yang
harus di rawat, di beri makan cukup, di ajari ilmu yang bermanfaat, menjadikan
anak2 itu insan unggul. TAPI, Dia bisa melalui itu semua.
Kunci nya ternyata LEGOWO. Si
Ibu mengajarkan ku arti kata LEGOWO sesungguhnya. Dia bilang, niatkan semua
(mengurus suami dan anak) adalah Ibadah mu. Dan jadikan Pekerjaan yang kamu
pilih adalah kehidupan DIRI MU SENDIRI. Dia menambahkan, Kita perempuan apapun takdir
dari Tuhan tetaplah punya keinginan untuk kehidupan sendiri tanpa di interupsi.
Next is STAY-AT-HOME-MOM.
Inget gak rasanya kalau libur panjang, seminggu misalnya? BEUHHH ENAK
BANGET kan yaaa. Seharian sama anak melakukan hal – hal yang biasanya Cuma bisa
di lakukan weekend. Tapi, saat sudah di rumah kegiatan tsb menjadi kegiatan
utama. Dari bangun tidur sampai tidur lagi kegiatannya di rumah. Mungkin yang
tidak pakai asisten akan tau deh apa yang aku maksud. Tentu saja hal tersebut
sungguh menantang juga menyenangkan. Bayangin, yang berkuasa di rumah ya kita,
yang tau anak kapan pertama kali bilang “mamamama” kita, dan lain sebagainya. pahala akan mengalir tiada henti karena kita menjaga titipan dari Tuhan.
Menurut
pendapat orang - orang yang sudah menjalani, waktu berjalan lebih cepat dari biasanya. Seperti 24 jam itu
gak cukup!
Menjaga keharmonisan rumah tangga kan di mulai dari dalam rumah
ya. Di rumah bisa belajar masak untuk nyenengin suami, menata rumah supaya enak
di pandang, olahraga secara rutin di dalam rumah dan lain sebagainya.
Yatapi itu.
Di dalam rumah.
Tidak semua dari kita diberikan Rejeki untuk bisa memiliki kendaraan
pribadi dan asisten rumah tangga yang menunjang performa kegiatan rumah. Waktu kita
tersedot di dalam rumah. Apakah itu WORTH IT? TENTU SAJA! Memastikan asupan
gizi anak, menjadi benteng pertahanan saat anak nangis karena mendadak panas,
atau saat pertama kali dia belajar pakai sepatu adalah priceless. Jadi koki
terbaik di dalam rumah, jadi istri solehah yang bisa mengatur keuangan. Ada juga
yang jadi kreatif lalu dagang online lama – lama menjadi bukitt deh!.
aku sendiri belum memiliki anak dan belum pernah diem aja di rumah. Jadi
ini semua berdasarkan pengamatan dan diskusi sama orang terdekat.
Kesimpulan dari semua ini adalah; cek keinginan diri kamu sendiri. Kompromi
boleh, berkorban boleh juga, tapi..... jangan juga jadi tidak mendengarkan diri
sendiri. Ingat, kebahagiaan itu di mulai dari diri sendiri. Kalau diri sendiri
bahagia, pasti menular ke keluarga dan orang sekitar. Percayalah!
Selasa, 28 Mei 2019
ALADDIN, MAGIC CARPET, AND THE LAMP.
Sebentar, gue nyanyik dulu.
I CAN SHOW YOU THE WORRLLLDDDDDD~
SHINNING
SHIMMERING SPLEEENDDDIIDDDD~
Udah segitu ajah biar kalian gak kaget.
HAAAAI !
Hari ini postingan gue mau bercerita soal kegiatan
gue hari minggu kemarin yakni nonton Film Disney yang sangaaaat memorable bagi
pecinta Disney dari zaman baheula yaitu FILM ALADDIN !
Bercerita tentang lelaki muda penuh semangat tapi
sayangnya yatim piatu dan miskin lalu menemukan lampu apa teko ajaib sih itu di
gosok gosok eh keluar JINNN yang mengabulkan 3 permintaan. Ya gak perlu detail
lah karena gue yakin kalian semua PASTI tau cerita 1001 malam berlatar belakang
Timur Tengah~
(source : youtube)
NAH, 2019 Disney Pictures kembali merilis Film
Aladdin dengan sentuhan modern, tidak mengurangi kisah aslinya yang emang latar
belakangnya padang pasir, yang terpenting BUKAN ANIMASI. Seneng bangeeettt
ngeliat orang asli terbang melayang di karpet ajaib, belum lagi ketawa ngakak
sama Jin Ajaib nya. Berasa kembali ke dunia masa kecil yang dipenuhi sama kisah
Disney.
Yang gue mau ceritain adalah bukan tentang filmnya
sih. Karena gue yakin tanpa perlu diceritakan semua orang tau dehh kalo Disney
never failed bikin film beginian. Yang gue mau ceritakan adalah...
Kali ini gue mengajak nyokap dan Adek gue yg bungsu
buat nonton. Ternyata itu adalah pilihan yang tepat. Nyokap adalah orang
pertama yang mengenalkan sampai mendokrin gue dengan semua tentang Disney. Sampai
yang paling gue inget gue pernah punya piring makan khusus lengkap (piring,
mangkok, sendok, gelas) dengan gambar Mickey Mouse. Gue juga jadi hapal dari
jaman baheula hampir semua OST Disney.
Tadinya sih ragu mengingat gue pilih nonton yang
jam 13:40 (karena gue udah niat beli dari semalem, eh baru bangun tidur jam 11,
lalu cek yg jam 13:00 udah penuh wkwkwkwk) karena kan nyokap harus siap – siap masak
buka puasa. Eh surprisingly nyokap juga excited dan masak lebih cepat dari
biasanya ahahahaha.
Nyokap gue walaupun udah 50 tahunan tapi semua
ingatan tentang Disney doi tetap ingat. Apalagi film Aladdin ini. Senang sekali
gue ngeliatnya nyokap enjoy nonton Film ini. Mungkin sembari mengenang tontonan
yang doi kasih ke anaknya kali yaaaaa..
Selesai nonton nyokap terus terkagum sama editing
Film Aladdin. Seperti yang kita tau, editan film di luar negeri itu udah super
juara. Belum lagi pemilihan actor yang tepat suasana film sungguh kuat!
Nyokap gue perhatikan juga sing along pas a whole
the world melantun. Ya gue juga sih. Malah hampir sebioskop humming lagu ini. Secara
ini lagu yaaaa... bener – bener di telinga khaaan.
Di Film Aladdin banyak lagu – lagu baru yang emang
sengaja di bikin untuk memperkuat Film seperti yg yang dinyanyiin Princess
Jasmine dan Genie. Nah lagu2 itu yang sampai sekarang humming bener di Nyokap
hahaha.
(source : youtube)
Jadi yang ingin gue sampaikan adalah, coba deh
sesekali ajak nyokap lu untuk nonton film2 ringan begini karena selain
membangkitkan kenangan masa lalu, juga memberikan hiburan ke orangtua pahala
nya besar lohh hehe. Buat yang masih aja galau mau nonton Aladdin sama siapa
tuhh ajak aja nyokaaap. Jangan alasa karena jomblo mulu yaaa :p
Akhir kata, AYO BURUAN KALIAN NONTON GUYS!
Love,
Deska a.k.a Princess Jasmine KW.
Rabu, 22 Mei 2019
WORKOUT DURING RAMADAN!
HAAAAIIIII.
Wow, produktif sekali aku sudah nulis postingan lagi. Tapi postingan
ini ya hanya tulisan yah gaes tanpa gambar karena males juga fotonya dan males
ngedit video tutorial. Yaampun banyak amat malas nya sih mba Deskaaa. Mohon jangan
kebanyakan ditiru gak baik.
Howkey,
Aku mau berbagi soal yang kegiatan yang aku lakukan setelah pulang
kerja, yang tumben-tumbenan bisa rutin terus yakni OLAHRAGAAAA. Sebelumnya aku
mau memberikan big applouse kepada diri sendiri karena bisa rajin wkwkwk di
saat kalau enggak Ramadan moody-an.
Sama seperti berkegiatan lainnya, Olahraga pun harus punya motivasi
sendiri. Nah, kalau kalian apa sihh motivasi Deskaaa? Sesimple.. udah beli baju
lebaran hihi. Jadi, aku udah beli baju yang samaan sama Sisters in law dan ternyata
agak ngepas kayak lontong hahaha. Jadi sebelum Ramadan aku pasang strategi agar
cita – cita lebaran dengan baju baru terlihat singset eymm terlaksana.
STRATEGI.
Nah ini nih yang susah karena biasanya strategi berakhir wacana alias
males di lakuin. *ngacung yang suka beginiiiii* berikut aku jabarkan strategi
yang aku lakukan dan alhamdulillah di hari ke 17 Ramadan ini terus terlaksana.
1. NIAT SEQUAD QUDA. Ini penting gaiz, selalu ingat
akan niat dan goalsnya.
2. Sadar
kemampuan diri sendiri. Di case ku, aku emang sudah sering olahraga kan ya,
jadi kalau patok waktu minimal 15 menit maksimal sejam dan gerakannya sama aja
kayak tidak puasa sih aku kuat. Aku olahraga di 1 jam sebelum buka puasa. Gak haus,
Des? Enggak. Kenapa? Karena ya itu, aku tau kemampuan ku. Nah jadi kalau kalian
mau coba olahraga di Ramadan saran ku coba di 1 jam sebelum buka puasa DAN
hanya 15 menit saja. Gerakannya sederhana aja yah. Soalnya itu jam – jam kritis
hihiihi.
3. Susun
urutan olahraga. Nah ini penting nih. Kenapa? Karena jam – jam segitu badan
udah kekurangan gula, kalo kebanyakan gerakan bawah, lalu loncat2, lalu
berdiri, bakalan bikin pusying keleyengaaaan. Nah jadi aku mengurutkan
gerakannya : warming out di awal pakai aplikasi 7 minutes work out, lalu tambah
gerakan yang banyak loncat – loncat repeat 2x aja dengan masing – masing gerakan
10 kali, lalu terakhir aneka plank, push up, atau ya sejenisnya dengan
intensitas sama. Lebih bagus kalau ada yang punya alat beban. Aku belum punya
dan aku terima endorsan atau hadiah gratisan. #wow #memaksasekaliakutuh
4. DONT
PUSH YOUR SELF. Nah, aku punya kendala setiap menstruasi gak bisa olahraga at
all apapun itu dan yaudah, aku mendengarkan mau tubuhku, tidak memaksa takutnya
malah kesyeeell sama olahraga.
5. Sisanya... enjoy the result!
Sederhana aja sihh, Cuma agak berat di patuhi kalau gak ada NIAT SEQUAD QUDA!!
Oiya, aku juga pakai dopping minum sari lemon setiap buka puasa dan
sahur, so far memberi efek lebih lancar pencernaan dan tidak mudah lapar.
Aku juga punya beberapa referensi account instagram yang aku suka
contek gerakannya. Nah kebetulan instagram lagi down jadi aku gak bisa share
deh. Kalau sudah normal i promise to edit this post and put the name it here!
Oiya, sering – sering juga baca soal diet life style, gerakan olahraga
yang benar dan lain – lain. Karena dengan membaca itu jadi memberi motivasi
jangka panjang sih.
Seperti aku mau setelah Ramadan tetap menjaga asupan makanan dan cut
carbo. Karena sesimple aku mau tetap bisa lari – lari ngejar anak kelak hehehe.
Aku mau sehat dan ya langsingan tentu aja ihiyyy.
Semangat yaaaa kalian semuaaa. Percayalah olahraga itu bisa dimana aja
ASAL MAU. Di kamar bisa, di ruang tamu bisa, di GBK apalagi yakhaaaaannn.
Segini aja yang bisa aku share, semoga kalau mood aku tambahkan foto
atau video gerakan – gerakan yang aku suka.
Selamat berpuasa Guys!
Love,
Deska yang terus berusaha olahraga.
Selasa, 21 Mei 2019
TANPA TEMA
HAAAAAIII !!
Tiba-tiba kepengen banget ngeposting Blog tapi
bingung temanya. Mungkin di mulai dengan tulis aja dulu, tema mengikuti.
Baiklah.
Sudah tau kan ya kalian suasana Indonesia mendadak
SEUHAH a.k.a PUANAS semenjak PilPres 2019. Pendukung onoh dan Pendukung inih
saling bersiteru, melempar hoax, meuding kesalahan, yang jelek-jelek,
membanggakan jagoan mereka dan lain sebagainya. Beberapa pendukung Objektif,
mengakui unggul lawan, tapi yang gak peduli bagusnya lawan pokonya hajar terus
YA BANYAK.
Nah, yang pemikirannya sempit itulah yang mudah
banget terbakar. Analoginya gini, tadinya ada ember kosong banget, bener-bener
kering gak ada isinya. Tiba-tiba di tuang air BYAAARR. Kaget dong ya si ember,
otomatis isinya hanya air yang tadi di isi secara dadakan dangdut. Atau analogi
lainnya; buku tulis tadinya kosong tiba-tiba hanya di isi sama satu tulis. Ituuu
ituuu aja. Beda sama buku yang sudah ada isinya, lalu di tambah lagi dan lagi..
ya gitu deh kurang lebih maksud ku. Orang yang baru terima informasinya ya
merasa selalu benar, di banding orang yang sudah sering mencari tahu.
Dan itu di sebut apa sodara sodara?? YAK. SUMBU
PENDEK.
Membahayakan? Ya jelas!. Mungkin kata membahayakan
terlalu serem, buat ku kata yang pas adalah NYEBELIN BANGET SIHHH!. Pernah gak
sih terlibat di dalam diskusi yang salah satunya ada yang super menyebalkan,
SOK TAU, SOK benar, tidak mau dibantah dan lain-lain sebagainya. Kalau aku
pribadi itu menjadi blacklist lah yaaa.
Bersumbu pendek juga tidak baik bagi kesehatan. Bayangkan
kalau kamu punya kepribadian gampang emosi. Iihhhh, tuh kasian sama kening
sering mengkerut, mikir mulu, belum lagi darah terus menerus bergejolak tinggi
ujung – ujungnya darah tinggi. Hahaha. Bayangkan darah tinggi yang sumbernya
bukan hanya dari kolestrol. Belum lagi mulut jadi pedes mengomel terus akibat
orang – orang yang di mata si sumbu pendek tidak sesuai yang dia mau. Hadeh..
Cara menghadapi yang modelan gini?
Gampang aja sih. Cukup cuekin, abain, diemin. Semakin
dikasih makan emosinya, semakin senang soalnya. Jadi mendingan cuekin kaaan? TAPIII...
ada saatnya harus kita bantah! Karena kalau di diemin mulu hoax yang mereka
sebar atau berita yang disampaikan terus di lebih-lebihkan. Selalu ingat, saat
kita meluruskan kabar yang tidak baik, bukan hanya buat kuping kita, tapi untuk
kesejahteraan kuping orang lain. Hahaha.
NAH, dari panjang gini, akhirnya aku dapet tema
postingan ku yang super pendek yakni SI SUMBU PENDEK BYE BYE NEYK!
Jadi....
Masih mau temenan atau menjadi sumbu pendek?
Love,
Deska yang juga sebenernya mudah emosian tapi gak sumbu pendek wkwkwk.
Langganan:
Postingan (Atom)
Day 1 - Describe Your Personality
HAI! waw, sudah lama juga yaa tidak menulis. alasannya karena, entahlah, kurang inspirasi apa males? Lalu muncul di timeline Fala Adinda so...
-
halooo.. selamat siang! tidak kerasa sudah masuk bulan ke 8 dari tahun 2016. dimana artinya 4 bulan lagi kita akan merayakanTahun Bar...
-
HAI! waw, sudah lama juga yaa tidak menulis. alasannya karena, entahlah, kurang inspirasi apa males? Lalu muncul di timeline Fala Adinda so...
-
huloohalooalohaaaaaaa... *teriak dari balik goa* :"> gak tau nih, gue tiba-tiba masa kepengen ngeblog. eng.. biasanya juga gi...